SDM manuskrip di Rote Ndao saat sangat terbatas yakni ahli yang mampu menuturkan silsilah berjumlah 20 orang, ahli cerita serajarah berjumlah 50 orang, sedangkan ahli penerjemah yang dapat dijangkau berjumlah 4 orang. Sedangkan jumlah lembaga kebudayaan yang menangani manuskrip terdiri dari museum, perpustakaan, lembaga pengarsipan lainnya.
SDM tradisi lisan di Kabupaten Rote Ndao berupa penutur tradisi lisan. Sedangkan lembaga kebudayaan yang berkaitan dengan tradisi lisan pada dasarnya tidak spesifik pada pengembangan atau pelestarian tradisi lisan seperti lembaga kearsipan dokumen tradisi lisan, dan lainnya dengan jumlah seperti grafik berikut.
SDM kebudayaan tentang adat istiadat berupa orang atau individu yang masih mempunyai pengetahuan tentang adat istiadat di Rote Ndao. Sedangkan lembaga-lembaga kebudayaan yang berkaitan dengan adat istiadat di Rote Ndao meliputi lembaga adat di setiap suku yang tersebar di setiap kecamatan dengan jumlah seperti pada grafik berikut.
SDM ritus di Rote Ndao berupa penutur-penutur ritus dalam masyarakat sedangkan lembaga-lembaga berupa lembaga adat dan kelompok masyarakat yang tersebar di setiap kecamatan dengan jumlah seperti pada grafik berikut.
SDM pengetahuan tradisional di Rote Ndao berupa ahli dan pelaku pengetahuan tradisional. Sedangkan lembaga-lembaga kebudayaan berupa lembaga adat dan kelompok masyarakat yang mempraktekan dengan jumlah seperti pada grafik berikut.
SDM teknologi tradisional meliputi ahli pembuat yang tersebar di setiap kecamatan sedangkan lembaga-lembaga pendukung berupa komunitas-komunitas dan kelompok- kelompok masyarakat yang jumlahnya seperti pada grafik berikut.
SDM seni di Rote Ndao meliputi seniman dan pelaksana seni yang ada di dalam masyarakat. Sedangkan lembaga-lembaga yang mengurusi seni berupa lembaga pemerintah, adat, lembaga pendidikan, dan kelompok masyarakat lainnya dengan jumlah seperti pada grafik berikut.
SDM bahasa di Rote Ndao berupa penutur bahasa sedangkan lembaga-lembaga kebudayaan yang mengurusi bahasa meliputi lembaga pemerintah dan komunitas-komunitas peneliti bahasa dengan jumlah seperti pada grafik berikut.
SDM permainan rakyat di Rote Ndao meliputi pelaku permainan rakyat sedangkan lembaga-lembaga yang menaungi permainan rakyat berupa kelompok masyarakat dengan jumlah seperti pada grafik berikut.
SDM cagar budaya meliputi penutur-penutur sejarah dan budaya yang berkaitan dengan objek cagar budaya yang dimiliki di Rote Ndao. Sedangkan lembaga-lembaga kebudayaan yang menaungi cagar alam selain pemerintah, juga adanya lembaga-lembaga adat yang terdapat di setiap nusak di Rote Ndao dengan jumlah seperti pada grafik berikut.